Selasa, 14 Juni 2011

PENGERTIAN ZAKAT, INFAQ DAN SHODAQAH


·         ZAKAT
Secara bahasa zakat berarti tumbuh, bersih, berkembang dan berkah. Sedangkan secara syar’i zakat berarti kadar harta yang wajib dikeluarkan untuk diberikan kepada yang berhak sesuai yang telah ditetapkan oleh syara’ , dengan demikian zakat hukunya wajib.
·         INFAQ
Sedangkan infaq berasal dari kata anfaqo-yunfiqu, artinya membelanjakan atau membiayai, arti infaq menjadi khusus tatkala dikaitkan dengan upaya realisasi perintah-perintah Allah SWT.

Dan infaq hanya berkaitan dengan harta atau hanya dalam bentuk materi saja, adapun hukumnya ada yang wajib (termasuk dalam hal ini zakat, nadzar dsb), ada infaq sunnah, mubah bahkan ada yang haram.
·         SHODAQAH
Secara bahasa shodaqah berasal dari kata shodaqa yang berarti benar. Jadi sodaqah adalah sebuah tindakan yang bisa menjadi bukti kebenaran iman seseorang.

Jika infaq hanya berkaitan dengan materi maka shodaqah bisa berupa materi, tapi juga bisa berupa suatu kebaikan yang bukan bersifat materi, sebagaimana sabda RosuluLLoh SAW “ Senyummu dihadapan saudaramu adalah shodaqah”
Adapun hukum hukum shodaqah itu antara wajib dan sunnah, diantara shodaqah wajib itu adalah zakat.

MANFAAT ZAKAT, INFAQ DAN SHODAQAH
1.      SARANA PEMBERSIH JIWA
Sebagaimana arti bahasa dari zakat adalah suci, maka seseorang yang berzakat, pada hakekatnya merupakan bukti dari upayanya untuk mensucikan diri, mensucikan diri dari sifat kikir, tamak dan dari kecintaan yang sangat terhadap dunia, juga mensucikan hartanya dari hak hak orang lain
“Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka dan mendoalah untuk mereka. Sesungguhnya doa kamu itu (menjadi) ketenteraman jiwa bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui” (At-Taubah 103)
“dan orang-orang yang dalam hartanya tersedia bagian tertentu, bagi orang (miskin) yang meminta dan orang yang tidak mempunyai apa-apa (yang tidak mau meminta)” (Al Maariij 24-25)

2.      REALISASI KEPEDULIAN SOSIAL
Salah satu hal esensial dalam Islam yang sangat ditekankan untuk ditegakkan adalahnya hidupnya suasana rasa sepenanggungan dan ha tersebut akan bisa direalisasikan dengan zakat, infaq dan sodaqoh. Jika sholat berfungsi sebagai Pembina kekhusu’an terhadap Alloh maka ZIS berfungsi sebagai Pembina kelembutan hati seseorang terhadap sesamanya
“Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebahagian mereka (adalah) menjadi penolong bagi sebahagian yang lain. Mereka menyuruh (mengerjakan) yang ma'ruf, mencegah dari yang munkar, mendirikan shalat, menunaikan zakat dan mereka taat pada Allah dan Rasul-Nya. Mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah; sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana” (At Taubah 71)

3.      SARANA UNTUK MERAIH PERTOLONGAN ALLAH SWT
Alloh SWT hanya akan memberikan pertolongan kepada hamba-Nya mana kala hamba-Nya mematuhi ajaran-ajaran-Nya, dan diantara ajaran Alloh yang harus dipatuhi oleh hamba-Nya adalah menunaikan zakat, infaq dan sodaqoh
“ Telah diizinkan (berperang) bagi orang-orang yang diperangi, karena sesungguhnya mereka telah dianiaya. Dan sesungguhnya Allah, benar-benar Maha Kuasa menolong mereka itu, (yaitu) orang-orang yang telah diusir dari kampung halaman mereka tanpa alasan yang benar, kecuali karena mereka berkata: "Tuhan kami hanyalah Allah." Dan sekiranya Allah tiada menolak (keganasan) sebagian manusia dengan sebagian yang lain, tentulah telah dirobohkan biara-biara Nasrani, gereja-gereja, rumah-rumah ibadat orang Yahudi dan masjid- masjid, yang di dalamnya banyak disebut nama Allah. Sesungguhnya Allah pasti menolong orang yang menolong (agama)-Nya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kuat lagi Maha Perkasa” (Al Hajj 29-30)
4.      UNGKAPAN RASA SYUKUR KEPADA ALLAH SWT
Menunaikan zakat, infaq dan aodqoh merupakan ungkapan syukur atas nikmat yang dianugerahkan Alloh kepada kita.

5.      SALAH SATU AKSIOMATIKA DALAM ISLAM
Zakat adalah salah satu rukun Islam yang diketahui oleh setiap muslim, sebagaimana mereka mengetahui sholat dan rukun-rukun Islam lainnya.
JENIS ZAKAT DAN SYARAT-SYARATNYA
1.      ZAKAT MAAL  (HARTA KEKAYAAN)
Adapun harta ekayaan yang terkena wajib zakat adalah :
a.       Yang ada nashnya
·  Emas dan perak termasuk uang
·  Harta Perniagaan
·  Binatang ternak (unta, sapi, kerbau dan kambing)
·  Hasil tanaman
·  Hasil tambang dan harta karun
b.      Yang di Istinbathkan atau dianalogikan
·  Saham
·  Hasil profesi
·  Barang-barang produktif
·  Hasil perseroan, dsb
·   
SYARAT-SYARAT ZAKAT MAAL
a.       Syarat yang terkait dengan muzzaki
·  Islam
·  Merdeka
·  Baligh dan akil (Hanafiyah)
b.      Syarat yang terkait dengan harta
·  Halal
·  Kepemilikan secara penuh
·  Mencapai nishob (batas jumlah minimum)
·  Berumur satu tahun (khusus untuk Emas, perak, harta perniagaan, binatang ternak)
·  Bebas dari hutang
·  Kelebihan dari kebutuhan pokok minimal
·  Berkembang atau mungkin berkembang

2.      ZAKAT FITRI
Zakat yang wajib dikeluarkan oleh setiap muslim atas nama dirinya dan yang dibawah tanggung jawabnya (istri, anak besar, anak kecll, pembantu dsb) pada setiap hari Idul Fitri, bila pada dirinya ada kelebihan makanan untuk hari tersebut dan malamnya.
Adapun jumlah zakat yang dikeluarkan adalah bahan makanan poko sejumlah 1 sho’ untuk setiap jiwa.

GOLONGAN YANG BERHAK MENERIMA ZAKAT
1.      Fakir
Orang yang tidak mempunyai mata pencaharian atau mempunyai mata pencaharian tetapi penghasilannya tidak mencapai separo dari yang dibutuhkan
2.      Miskin
Orang yang mempunyai ata pencaharian dan penghasilannya mencapai separo atau lebih dari yang dibutuhkan namun belum mencukupi
3.      ‘Amil zakat
Orang bertugas mengelola zakat
4.      Muallaf
Orang yang baru beberapa saat masuk agama Islam, atau orang yang sedang diharapkan masuk Islam
5.      Hamba sahaya
6.      Orang yang mempunyai hutang
7.      Fii SabiliLLah
Orang yang sedang berjuang untuk menegakkan agama Islam
8.      Ibnu Sabil
Orang yang sedang dalam safar (perjalanan), sedang beka perjalanan tidak cukup.

GOLONGAN YANG TIDAK BERHAK MENERIMA ZAKAT
1.      Orang kaya
2.      Orang yang mampu bekerja
3.      Orang kafir yang memerangi
4.      Orang atheis
5.      Orang murtad
6.      Ahludzimmah
7.      Istri, bapak/ibu keatas, serta anak kebawah
8.      Keluarga Nabi Muhammad SAW

ADAB MENUNAIKAN ZAKAT
1.      Menyembunyikan dalam mengeluarkannya
2.      Tidak dengan cara membanggakan atau menyakiti orang yang menerima
3.      Memilih harta yang halal, paling baik dan paling disenangi
4.      Menyegerakan untuk mengeluarkannya, bila datang saatnya
5.      Menganggap kecil dengan apa yang telah dikeluarkan

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar